jump to navigation

Teknologi Informasi Sebagai Sarana Jaringan Alumni bagi Mahasiswa April 6, 2011

Posted by 09410135 in : Lomba artikel blog uii , add a comment

Artikel ini diikut sertakan dalam lomba artikel blog UII dengan tema “jaringan alumni di era teknologi informasi” Universitas Islam Indonesia.

Teknologi Informasi Sebagai Sarana Jaringan Alumni bagi Mahasiswa

Oleh : Hendra Yudhanto

Peradaban manusia serta kehidupan sosialnya telah membentuk serta mengarahkan perkembangan teknologi, begitupun teknologi telah mengarahkan serta membentuk peradaban manusia hingga kini. Sifat manusia yang tidak pernah merasa puas menjadi nafsu alamiah tersendiri untuk menciptakan teknologi terbaru yang memungkinkan untuk membantu manusia dalam menjalani kehidupan sehari hari. Pada jaman revolusi informasi kini perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat dan telah merubah cara tiap individu untuk berkomunikasi satu sama lain.

Arus informasi yang tak terbendung telah merubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat. Peranan perkembangan teknologi informasi yang pesat sangat di rasakan oleh masyarakat khususnya mahasiswa. Mahasiswa sebagai kaum yang haus akan ilmu pengetahuan dan perubahan, memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana memperkaya ilmu pengetahuan, mengetahui informasi berita dan memperluas jaringan. Bagi mahasiswa memperluas jaringan sebanyak banyaknya sangat membantu saat kegiatan perkuliahan dan prospek kedepan sesudah lulus kuliah (pasca sarjana) maka banyak mahasiswa sebisa mungkin memperluas jaringannya terutama jaringan alumni universitasnya. Perkembangan teknologi informasi membuat sarana mahasiswa semakin mudah untuk memperluas jaringan.

Jejaring sosial merupakan sarana favorit para mahasiswa untuk membangun jaringan dengan para alumni di universitasnya namun, mahasiswa sering kali membangun jaringan dengan para alumni tanpa ada hubungan emosional antara mahasiswa tersebut dengan alumni, jaringan antara keduanya hanya terjalin lewat jejaring sosial (teknologi informasi) tanpa mengetahui sifat personal dan kemampuan satu sama lain, terutama untuk alumni. Seharusnya mahasiswa yang ingin mempunyai jaringan dengan alumni tidak memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat membangun jaringan namun memanfaatkannya sebagai sarana penghubung silahturahmi dan pertukaran informasi. Alat yang baik untuk membangun jaringan dengan alumni adalah dengan berorganisasi.

Organisasi sebagai alat

Organisasi mahasiswa merupakan sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa untuk melakukan kegiatan dan mencapai tujuan bersama. Sebagai mahasiswa harus pintar pintar mencari ilmu pengetahuan, kegiatan di luar akademis adalah jalan para mahasiswa untuk menambah kemampuan mahasiswa dalam menjalani hidup. Berorganisasi merupakan kegiatan non akademis yang baik untuk membentuk mental, mengasah tanggung jawab, menambah wawasan, merangsang sifat kebersamaan dan memperluas jaringan.

Alumni pada setiap organisasi akan terus memantau organisasi yang pernah di ikutinya, karena dalam organisasi sifat kebersamann dan kekeluargaan sangat kuat menuntut untuk para alumni untuk terus berpartisipasi dalam memajukan organisasi yang pernah pernah di urusnya walau tidak semua alumni memiliki kemauan seperti itu. Jaringan alumni akan otomatis terbangun pada mahasiswa pada saat mahasiswa tersebut aktif dalam menggeluti organisasi yang di dikutinya di tambah dengan cara pendidikan di organisasi yang pernah di rasakan alumni akan menambah kepercayaan alumni pada mahasiswa yang aktif dalam organisasi yang sama untuk menariknya menjadi partner kerja namun, bukan kita sebagai mahasiswa mempunyai tujuan hanya memperluas jaringan saja dalam berorganisasi (penjilat) tapi lewat organisasi mahasiswa dapat menunjukan sikap konsisten dengan cara berorganisasi dengan sungguh-sungguh maka rasa tanggung jawab dan pembentukan mental akan terbentuk dengan sendirinya merangsang para alumni untuk percaya apalagi di tambah dengan nilai akademis yang memuaskan.

Teknologi informasi sebagai sarana

Aktif dalam berorganisasi akan otomatis membangun jaringan alumni, ketika mahasiswa dan alumni sudah mempunyai sedikit hubungan emosional maka dengan pemanfaatan teknologi informasi hubungan silahturahmi dan pertukaran informasi akan terus terjalin hingga mahasiswa tersebut lulus kuliah. Perkembangan teknologi informasi sangat memudahkan mahasiswa untuk tetap terhubung dengan alumni yang sudah tidak mungkin terus berada dalam lingkungan universitas atau lingkungan organisasi.

Perkembangan teknologi informasi telah merubah cara berkomunikasi antar mahasiswa dengan alumni. Banyaknya forum, website dan jejaring sosial menjadi sarana terbaik berkomunikasi antar keduanya, komunikasi melalui jaringan informasi menjadi sangat efektik karena kepraktisan dan kemudahannya dalam mengakses. Pemanfaatan teknologi informasi dengan baik akan sangat berperan bagi kehidupan mahasiwa untuk perkembangan mahasiswa baik selama menjadi mahasiwa maupun setelah lulus karena seberapapun mahasiswa pintar dalam akademis namun akan menemukan kesulitan bila tidak di tunjang dengan jaringan alumni.

Teknologi informasi bukanlah alat untuk memperluas atau membangun jaringan dengan alumni namun, teknologi informasi menjadi sarana terbaik untuk tetap berhubungan menjalin silahturahmi dan pertukaran informasi dengan alumni, organisasi adalah alat terbaik untuk membangun dan memperluas jaringan dengan alumni karena dengan aktif di berorganisasi mahasiswa akan otomatis memiliki hubungan emosional dengan alumni dan alumni akan memiliki kepercayaan tersendiri pada mahasiswa tersebut. Banyak mahasiwa yang terlena dengan perkembangan teknologi informasi sehingga mereka berpikir akan mudah memperluas jaringan alumni dengan banyaknya bertebarannya forum, website dan jejaring sosial yang menyajikan jaringan alumni di dalamnya tetapi mereka lupa, membangun jaringan lewat teknologi informasi tidak efektif jika tidak di dasari dengan hubungan emosional langsung.

Sifat mahasiswa yang pragmatis menjadikan mahasiswa enggan berorganisasi dan selalu memilih jalan pintas untuk membangun jaringan alumni dengan hanya memanfaatkan teknologi informasi. Melawan diri sendiri selalu menjadi jalan terbaik, kemauan yang tinggi dan pengorbananan menjadi modal awal untuk berubah menjadi mahasiswa yang akan berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat dan negara. Sebuah langkah kecil untuk berubah akan menjadi titik balik dimana seorang berubah menjadi manusia yang bermanfaat dan akan mengantarkan menuju kesuksesan dunia maupun akherat.

Download ducument here

Download PDF here

Mahasiswa Berwirausaha kenapa tidak? April 4, 2011

Posted by 09410135 in : Lomba artikel blog uii, Uncategorized , 1 comment so far

Artikel ini diikut sertakan dalam lomba artikel blog UII dengan tema “Masiswa berwirausaha :menjadi tujuan atau sekedar sambilam?” Universitas Islam Indonesia.

Mahasiswa Berwirausaha kenapa tidak?

oleh : Hendra Yudhanto

Paradigma yang salah

Sedari kecil kita di didik bahwa mengenyam pendidikan hanya untuk jalan menjadi orang yang sukses mendapatkan pekerjaan yang layak dan hidup sejahtera, untuk mendapat semua itu kita di tuntut harus mendapatkan nilai sesempurna mungkin. Paradigma seperti itu masih menjadi paham yang kebanyakan di anut mahasiswa, sehingga ketika mereka ingin melakukan kegiatan di luar kuliah mereka berpikir hanya akan menghambat kuliah dan akan dapat melupakan tujuan utama kuliah untuk mendapatkan ilmu dan nilai sebesar besarnya.

Sebenarnya esensi dari kuliah itu apa sih? Apakah hanya mendapatkan ilmu yang di ajarkan di kelas, mendapat nilai yang bagus dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Aku pikir tidak sesempit itu. Mendapatkan ilmu apakah hanya di dapatkan di kelas? Ketika kita dapat berpikir lebih luas lagi mendapatkan ilmu itu dimanapun bisa kita lakukan, selain dari kegiatan kuliah kita bisa mendapatkan ilmu dari kegiatan di luar kuliah seperti dengan berorganisasi atau berwirausaha.

Berwirausaha jika kita cerna dengan baik bukan hanya kegiatan menambah uang jajan saja, berwirausaha merupakan bentuk pendidikan langsung yang baik untuk menunjang kegiatan perkuliahan kita dan bahkan untuk menunjang ilmu kita ketika kita sudah lulus dan memasuki dunia kerja sebenarnya, karna kita secara tidak langsung melakukan praktek akademis, memperluas jaringan, mengasah kemandirian dan mengasah mental agar menjadi lebih kuat. Jadi mulai sekarang rubah paradigma kalian dimana kegiatan di luar akademis hanya akan menggangu kuliah dan berdampak pada nilai yang menurun, walau dengan ip tinggi belum tentu kita bisa mendapatkan pekerjaan layak ketika kita tidak memiliki pengalaman, kemandirian dan mental yang kuat.

Manajemen waktu

Pernahkah terpikirkan orang tua kita yang membiayai kita mahal-mahal kuliah hanya untuk mendapatkan nilai yang memuaskan? Aku pikir tidak hanya itu tujuan orang tua kita membiayai kita kuliah. Selain mendapatkan nilai yang memuaskan pasti orang tua mengharapkan anaknya untuk berkembang menjadi pribadi yang dewasa, mandiri dan mampu bersaing di dunia luar. Ilmu seperti itu yang tidak dapat kita dapat di kegiatan perkuliahan, sebagai mahasiswa kita harus pintar pintar mendapatkan ilmu di manapun kita berada.

Berwirausaha adalah salah satu kegiatan yang baik untuk mendapatkan pembelajaran membentuk pribadi menjadi lebih baik dan tentu saja mendapatkan tambahan uang jajan. Ketika mahasiswa sudah menentukan berwirausaha sebagai tujuan utamanya ataupun sebagai sambilan maka kunci agar keduanya tetap bisa berjalan adalah manajemen waktu.

Menjadikan wirausaha tujuan utama karena keinginan atau karena ia harus membiayai kuliahnya sendiri bukanlah suatu masalah ketika kita pintar memilah waktu kerja dan kuliah sebaik mungkin, agar tidak bertabarakan dan berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia di situlah pembelajaran yang paling penting untuk kehidupan kita. Tujuan utama berwirausaha dan tetap menjalani kewajiban sebagai mahasiswa dengan baik merupakan kemenangan tersendiri di dalam hidup namun, ketika kita sudah tidak dapat membagi waktu dengan baik mungkin menjadikan wirausaha sebagai sambilan merupakan jalan alternatif, tetapi aku pikir jika seorang berusaha dengan bersungguh sunguh tidak akan ada yang tidak mungkin.

Mahasiswa berwirausaha menurutku adalah pilihan yang baik karena banyak keuntungan yang dapat di ambil selain mendapatkan keuntungan berupa materi juga mendapat pembelajaran untuk membentuk pribadi yang lebih hebat. Berwirausaha sebagai tujuan utama atau sambilan keduannya merupakan pilihan yang baik ketika mahasiswa tersebut dapat membagi waktu sebaik mungkin. Menurutku selama kuliah hanya untuk mengejar nilai tinggi saja hanyalah membuang waktu, banyak sekali waktu yang terbuang ketika tujuan kita hanya mendapat nilai tinggi. Waktu 24 jam tidak akan habis jika di gunakan untuk melakukan kegiatan lain lagi di luar kegiatan akademis. Rubah paradigma kita, mendapatkan ilmu bukan hanya di kelas namun dapat di lakukan di manapun. Dunia sudah tidak membutuhkan orang yang hanya ber-ip tinggi namun lebih membutuhkan orang yang berjiwa kreatif, mandiri, dan bermental kuat untuk dapat bersaing dalam kehidupan yang semakin keras.

Download document here

Download PDF here

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer