jump to navigation

Mahasiswa Berwirausaha kenapa tidak? April 4, 2011

Posted by 09410135 in : Lomba artikel blog uii, Uncategorized , trackback

Artikel ini diikut sertakan dalam lomba artikel blog UII dengan tema “Masiswa berwirausaha :menjadi tujuan atau sekedar sambilam?” Universitas Islam Indonesia.

Mahasiswa Berwirausaha kenapa tidak?

oleh : Hendra Yudhanto

Paradigma yang salah

Sedari kecil kita di didik bahwa mengenyam pendidikan hanya untuk jalan menjadi orang yang sukses mendapatkan pekerjaan yang layak dan hidup sejahtera, untuk mendapat semua itu kita di tuntut harus mendapatkan nilai sesempurna mungkin. Paradigma seperti itu masih menjadi paham yang kebanyakan di anut mahasiswa, sehingga ketika mereka ingin melakukan kegiatan di luar kuliah mereka berpikir hanya akan menghambat kuliah dan akan dapat melupakan tujuan utama kuliah untuk mendapatkan ilmu dan nilai sebesar besarnya.

Sebenarnya esensi dari kuliah itu apa sih? Apakah hanya mendapatkan ilmu yang di ajarkan di kelas, mendapat nilai yang bagus dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Aku pikir tidak sesempit itu. Mendapatkan ilmu apakah hanya di dapatkan di kelas? Ketika kita dapat berpikir lebih luas lagi mendapatkan ilmu itu dimanapun bisa kita lakukan, selain dari kegiatan kuliah kita bisa mendapatkan ilmu dari kegiatan di luar kuliah seperti dengan berorganisasi atau berwirausaha.

Berwirausaha jika kita cerna dengan baik bukan hanya kegiatan menambah uang jajan saja, berwirausaha merupakan bentuk pendidikan langsung yang baik untuk menunjang kegiatan perkuliahan kita dan bahkan untuk menunjang ilmu kita ketika kita sudah lulus dan memasuki dunia kerja sebenarnya, karna kita secara tidak langsung melakukan praktek akademis, memperluas jaringan, mengasah kemandirian dan mengasah mental agar menjadi lebih kuat. Jadi mulai sekarang rubah paradigma kalian dimana kegiatan di luar akademis hanya akan menggangu kuliah dan berdampak pada nilai yang menurun, walau dengan ip tinggi belum tentu kita bisa mendapatkan pekerjaan layak ketika kita tidak memiliki pengalaman, kemandirian dan mental yang kuat.

Manajemen waktu

Pernahkah terpikirkan orang tua kita yang membiayai kita mahal-mahal kuliah hanya untuk mendapatkan nilai yang memuaskan? Aku pikir tidak hanya itu tujuan orang tua kita membiayai kita kuliah. Selain mendapatkan nilai yang memuaskan pasti orang tua mengharapkan anaknya untuk berkembang menjadi pribadi yang dewasa, mandiri dan mampu bersaing di dunia luar. Ilmu seperti itu yang tidak dapat kita dapat di kegiatan perkuliahan, sebagai mahasiswa kita harus pintar pintar mendapatkan ilmu di manapun kita berada.

Berwirausaha adalah salah satu kegiatan yang baik untuk mendapatkan pembelajaran membentuk pribadi menjadi lebih baik dan tentu saja mendapatkan tambahan uang jajan. Ketika mahasiswa sudah menentukan berwirausaha sebagai tujuan utamanya ataupun sebagai sambilan maka kunci agar keduanya tetap bisa berjalan adalah manajemen waktu.

Menjadikan wirausaha tujuan utama karena keinginan atau karena ia harus membiayai kuliahnya sendiri bukanlah suatu masalah ketika kita pintar memilah waktu kerja dan kuliah sebaik mungkin, agar tidak bertabarakan dan berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia di situlah pembelajaran yang paling penting untuk kehidupan kita. Tujuan utama berwirausaha dan tetap menjalani kewajiban sebagai mahasiswa dengan baik merupakan kemenangan tersendiri di dalam hidup namun, ketika kita sudah tidak dapat membagi waktu dengan baik mungkin menjadikan wirausaha sebagai sambilan merupakan jalan alternatif, tetapi aku pikir jika seorang berusaha dengan bersungguh sunguh tidak akan ada yang tidak mungkin.

Mahasiswa berwirausaha menurutku adalah pilihan yang baik karena banyak keuntungan yang dapat di ambil selain mendapatkan keuntungan berupa materi juga mendapat pembelajaran untuk membentuk pribadi yang lebih hebat. Berwirausaha sebagai tujuan utama atau sambilan keduannya merupakan pilihan yang baik ketika mahasiswa tersebut dapat membagi waktu sebaik mungkin. Menurutku selama kuliah hanya untuk mengejar nilai tinggi saja hanyalah membuang waktu, banyak sekali waktu yang terbuang ketika tujuan kita hanya mendapat nilai tinggi. Waktu 24 jam tidak akan habis jika di gunakan untuk melakukan kegiatan lain lagi di luar kegiatan akademis. Rubah paradigma kita, mendapatkan ilmu bukan hanya di kelas namun dapat di lakukan di manapun. Dunia sudah tidak membutuhkan orang yang hanya ber-ip tinggi namun lebih membutuhkan orang yang berjiwa kreatif, mandiri, dan bermental kuat untuk dapat bersaing dalam kehidupan yang semakin keras.

Download document here

Download PDF here

Comments»